Jelang Bebas, Warga Binaan Lapas Narkotika Purwokerto dapat Layanan Konsultasi sebagai Wujud Pendampingan Sosial

    Jelang Bebas, Warga Binaan Lapas Narkotika Purwokerto dapat Layanan Konsultasi sebagai Wujud Pendampingan Sosial
    Jelang Bebas, Warga Binaan Lapas Narkotika Purwokerto dapat Layanan Konsultasi sebagai Wujud Pendampingan Sosial

    Purwokerto – Dalam rangka mendukung kesiapan reintegrasi sosial warga binaan menjelang masa bebas, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Purwokerto melaksanakan kegiatan konsultasi menjelang bebas yang difasilitasi oleh peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan Jurusan Sosiologi bertempat di Ruang Sekretariat, Rabu (21/01/2026).

    Kegiatan konsultasi ini bertujuan memberikan pendampingan sosial dan psikososial kepada warga binaan agar lebih siap menghadapi proses kembali ke tengah masyarakat. Pendekatan yang digunakan bersifat dialogis dan humanis, dengan menggali kesiapan mental, rencana hidup pasca bebas, serta potensi tantangan sosial yang mungkin dihadapi.

    Peserta magang dari jurusan Sosiologi berperan aktif sebagai fasilitator konsultasi dengan memberikan ruang aman bagi warga binaan untuk menyampaikan harapan, kekhawatiran, serta strategi adaptasi sosial setelah bebas.

    Pendekatan konsultasi dilakukan secara persuasif dan empatik, sehingga warga binaan dapat menyampaikan pandangan, harapan, dan kekhawatirannya secara terbuka. Seluruh proses kegiatan berlangsung dengan pendampingan petugas Pemasyarakatan sebagai bagian dari sistem pembinaan yang terintegrasi.

    Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Yudi Suhartono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan lanjutan yang menitikberatkan pada aspek sosial dan mental warga binaan.

    “Kesiapan warga binaan menjelang bebas tidak hanya ditentukan oleh kepatuhan selama menjalani pembinaan, tetapi juga kesiapan mental dan sosialnya. Konsultasi seperti ini sangat membantu dalam meminimalisir risiko kegagalan reintegrasi sosial, ” ujarnya.

    Melalui kegiatan konsultasi ini, diharapkan warga binaan memiliki bekal pemahaman, kepercayaan diri, serta perencanaan yang lebih matang dalam menjalani kehidupan bermasyarakat secara positif dan bertanggung jawab setelah bebas.

    Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Lapas Narkotika Purwokerto dalam mewujudkan pembinaan yang berkelanjutan dan berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial warga binaan.

    (Humas Elkapur)

    banyumas lapas narkotika purwokerto wbp lapas narkotika purwokerto bebas wbp lapas narkotika purwokerto
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Warga Binaan Lapas Kelas IIA Purwokerto...

    Artikel Berikutnya

    Bangun Mental Positif, Lapas Narkotika Purwokerto...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    Semarak HBP ke 62, Bapas Purwokerto gelar Tes Urin Pastikan Pegawai Nihil Narkoba
    Jaringan Curanmor Lintas Wilayah Terbongkar, Pelaku Licin Diringkus
    Bapas Purwokerto Gelar Bakti Sosial di Masjid Al-Ikhlas Pamijen dalam Rangka Hari Bakti Pemasyarakatan ke-82
    Seminar Nasional konflik Iran–Israel–AS, Bukan Hanya Perang Biasa dan Ideologi

    Ikuti Kami