Lapas Kelas IIA Purwokerto laksanakan Panen lanjutan, Dukung Program Ketahanan Pangan

    Lapas Kelas IIA Purwokerto laksanakan Panen lanjutan, Dukung Program Ketahanan Pangan
    Lapas Kelas IIA Purwokerto laksanakan Panen lanjutan, Dukung Program Ketahanan Pangan

    Purwokerto - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto kembali melaksanakan panen lanjutan hasil pertanian dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan, Senin (19/01/2026).

    Kegiatan panen yang dimulai pukul 09.30 WIB ini dilaksanakan di area green house hidroponik Lapas Kelas IIA Purwokerto sebagai bagian dari pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

    Panen lanjutan tersebut melibatkan Kasi Kegiatan Kerja, Kasubsi Bimker dan PHK, staf bimbingan kerja, peserta magang, serta warga binaan pekerja bimker.

    Adapun komoditas yang dipanen berupa sayuran cesim yang dibudidayakan secara hidroponik, sebagai hasil dari pembinaan keterampilan pertanian yang dilaksanakan secara berkelanjutan.

    Pada kegiatan panen kali ini, Lapas Kelas IIA Purwokerto berhasil memanen cesim sebanyak 13 kilogram. Hasil panen tersebut selanjutnya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan bahan menu sayur yang disajikan oleh dapur Lapas Kelas IIA Purwokerto, sehingga secara langsung mendukung pemenuhan kebutuhan bahan makanan bagi warga binaan.

    Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, menyampaikan bahwa kegiatan panen ini merupakan bagian dari implementasi program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

    “Kegiatan panen hasil pertanian ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan kemandirian warga binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat, ” ujar Aliandra.

    Lebih lanjut, Aliandra Harahap menegaskan bahwa kegiatan panen hasil pertanian akan terus diupayakan berjalan secara rutin.

    “Kami berkomitmen untuk memenuhi target Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, yaitu hasil panen program ketahanan pangan warga binaan dapat diserap oleh penyedia bahan makanan Lapas sebesar 5 persen. Hal ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi pembinaan serta operasional Lapas, ” pungkasnya.

    (Humas Lapas Purwokerto)

    banyumas lapas purwokerto
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Optimalkan Manajemen Kepegawaian, Bapas...

    Artikel Berikutnya

    Layanan Kunjungan Lapas Kelas IIA Purwokerto...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    KPK Dalami Peran Eks Stafsus Menag, Gus Alex, dalam Kasus Kuota Haji
    Tiingkatkan Kesehatan dan Disiplin, Warga Binaan Blok T5 Ikuti Senam Pagi
    Rancangan UU Disinformasi Ancaman Kebebasan Berekspresi?
    Tertib Administrasi dan Transparansi Pajak, Lapas Narkotika Purwokerto segera Terbitkan Bukti Potong PPh Pasal 21
    PA3KN DPR Gelar Workshop Penulisan Karya Ilmiah Kebijakan untuk Penguatan Analisis APBN

    Ikuti Kami