Lapas Kelas IIA Purwokerto Evaluasi Pembinaan UMKM WBP tunjukkan Kemajuan Signifikan

    Lapas Kelas IIA Purwokerto Evaluasi Pembinaan UMKM WBP tunjukkan Kemajuan Signifikan
    Lapas Kelas IIA Purwokerto Evaluasi Pembinaan UMKM WBP tunjukkan Kemajuan Signifikan

    Purwokerto — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

    Pada hari Selasa (24/11/2025) pukul 10.40 WIB, telah dilaksanakan kegiatan Evaluasi dan Monitoring Pembinaan UMKM berupa pembuatan batik dan tikar pandan oleh Direktur CV Rajasa Mas Jaya Cilacap, Euis Rohaini.

    Kegiatan evaluasi ini merupakan bagian dari implementasi Perjanjian Kerja Sama antara Lapas Kelas IIA Purwokerto dengan CV Rajasa Mas Jaya Cilacap terkait pelatihan dan produksi batik serta tikar pandan yang dikerjakan oleh WBP.

    Program ini bertujuan memberikan bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan WBP setelah bebas, sekaligus mendukung pengembangan ekonomi kreatif di lingkungan pemasyarakatan.

    Dalam evaluasinya, Direktur CV Rajasa Mas Jaya menyampaikan bahwa keterampilan WBP menunjukkan perkembangan yang signifikan. Produk tikar pandan yang dalam beberapa hari terakhir dibuat dalam bentuk storage berbentuk tabung dinilai sudah memenuhi standar kualitas dan mutu. Sementara itu, pada sektor batik, WBP dinilai mulai mahir dalam proses pengecapan berbagai motif. Ke depan, mereka akan mulai dilatih membuat batik tulis untuk meningkatkan nilai dan kompleksitas keterampilan.

    Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, memberikan apresiasi atas hasil evaluasi tersebut.

    “Kami sangat bangga melihat perkembangan WBP dalam program pembinaan kemandirian ini. Keterampilan batik dan kerajinan pandan bukan hanya kegiatan positif, tetapi juga peluang ekonomi yang nyata. Kami akan terus mendorong dan memfasilitasi pembinaan ini agar WBP memiliki bekal kuat untuk mandiri setelah bebas, ” ujar Kalapas.

    Kegiatan berlangsung lancar dan menjadi momentum penting dalam memastikan kualitas pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIA Purwokerto terus meningkat dan membawa manfaat bagi para warga binaan

    (Humas Lapas Purwokerto)

    jawa tengah banyumas lapas purwokerto umkm
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Jamin Objektivitas Hak Klien, Bapas Purwokerto...

    Artikel Berikutnya

    Dirjenpas Gelar Zoom Meeting Bahas Penguatan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Yayasan Angling Dharma Bantah Terlibat Pungli PKL Pleburan
    BPK Ungkap Kerugian Negara Kasus Minyak: Rp 2,7 Miliar Dolar dan Rp 25 T
    PPATK Ungkap Rp12,49 T Omzet Tekstil Diduga Disembunyikan
    PPATK Ungkap Rp992 T Dana Ilegal dari Tambang Emas Tanpa Izin
    Bareskrim Polri Blokir 63 Rekening PT Dana Syariah Terkait Kasus Rp2,4 T

    Ikuti Kami