PURWOKERTO – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Purwokerto menggelar kegiatan pengarahan, sosialisasi, serta evaluasi bagi peserta magang dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) pada Senin (2/2).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bapas Kelas II Purwokerto, Bluri Wijaksono, dan bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan magang dan PPL sekaligus memperkuat pemahaman peserta terhadap tugas dan fungsi Balai Pemasyarakatan.

Bertempat di Aula Bapas Purwokerto, kegiatan tersebut diikuti oleh Peserta Magang Nasional Batch 2 yang telah menjalani magang selama kurang lebih dua bulan, serta mahasiswa PPL dari Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Wonosobo dan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto.
Dalam arahannya, Bluri Wijaksono menyampaikan evaluasi atas pelaksanaan magang dan PPL yang sedang berjalan, serta memberikan masukan agar peserta lebih memahami peran dan fungsi Bapas, khususnya dalam tugas pembimbingan, pendampingan, dan pelayanan kepada klien pemasyarakatan. Ia juga menekankan pentingnya integritas, kedisiplinan, dan profesionalisme sebagai nilai dasar dalam dunia kerja.
“Dalam program Magang Nasional dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) bukan hanya sekadar memenuhi kewajiban program yang dilaksanakan maupun tentang akademik, tetapi menjadi sarana pembelajaran langsung mengenai nilai kerja, tanggung jawab, dan integritas di lingkungan birokrasi, ” tegas Bluri Wijaksono.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi tanya jawab yang diikuti aktif oleh peserta magang dan mahasiswa PPL. Pada kesempatan tersebut, para peserta menyampaikan pengalaman serta pemahaman yang diperoleh selama menjalani kegiatan, baik terkait tugas pembimbing kemasyarakatan, administrasi, maupun pelayanan publik.

Perwakilan Peserta Magang Nasional Batch 2, Bahtiar Mubin, menyampaikan bahwa kegiatan magang di Bapas Purwokerto memberikan pengalaman nyata tentang dunia kerja di lingkungan pemasyarakatan. “Selama magang kami tidak hanya belajar secara teknis, tetapi juga memahami pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, serta etika kerja yang akan menjadi bekal kami ke depannya, ” ujarnya.
Melalui kegiatan pengarahan dan evaluasi ini, Bapas Kelas II Purwokerto berharap para peserta magang dan PPL dapat meningkatkan pemahaman tugas, mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan yang masih berjalan, serta menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal dalam membangun kompetensi dan karakter profesional.

Devira Arum