Nusakambangan – Semarak peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 terus berlanjut dengan tensi tinggi di arena olahraga. Dalam salah satu pertandingan paling dinantikan, perwakilan Bapas Kelas II Purwokerto berhasil mengukir prestasi gemilang di cabang olahraga badminton yang digelar di Lapangan Indoor Lapas Karanganyar, Nusakambangan, Sabtu (11/4).

Pasangan ganda putra, Angki Sukma Febika dari Bapas Purwokerto yang berkolaborasi dengan Reza Adhi Saputra dari Lapas Narkotika Purwokerto, sukses mengamankan posisi Juara 2. Prestasi ini diraih setelah keduanya melewati laga "drama" tiga set yang menguras fisik dan emosi melawan tim tangguh perwakilan tuan rumah, Nusakambangan.
Laga Dramatis Rubber Game
Pertandingan final tersebut berlangsung sangat ketat sejak awal laga. Angki dan Reza menunjukkan determinasi tinggi dengan memenangkan set pertama melalui skor tipis 21-19. Namun, tim Nusakambangan yang mendapat dukungan penuh dari suporter tuan rumah bangkit di set kedua dan mendominasi permainan, memaksa pasangan Bapas-Lapas Narkotika menyerah dengan skor 10-21.
Memasuki set penentuan atau rubber game, ketegangan memuncak di dalam Lapas Karanganyar. Gemuruh sorak-sorai suporter membuat atmosfer pertandingan semakin panas. Kejar-mengejar poin terjadi hingga detik-detik terakhir. Meski sempat tertinggal, Angki dan Reza terus memberikan perlawanan sengit sebelum akhirnya menutup laga dengan skor akhir 21-19 untuk kemenangan tipis lawan, yang menempatkan mereka di podium kedua.
Kepala Bapas Purwokerto, Bluri Wijaksono, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan luar biasa yang ditunjukkan oleh jajarannya di lapangan.
"Kami sangat bangga atas pencapaian Angki dan Reza. Meraih Juara 2 di tengah persaingan ketat antar-UPT bukanlah hal yang mudah, apalagi harus bertanding di markas lawan. Namun, melampaui hasil akhir, yang paling utama adalah semangat sinergi dan sportivitas yang mereka tunjukkan. Ini adalah kado indah bagi Bapas Purwokerto dalam memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, " ujar Bluri Wijaksono.
Sinergi Antar-Instansi
Keberhasilan pasangan ini juga menjadi simbol soliditas antar-Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya di wilayah Banyumas Raya. Kolaborasi antara Bapas Purwokerto dan Lapas Narkotika Purwokerto terbukti mampu menciptakan kekuatan yang diperhitungkan di tingkat korwil.
Ditemui usai pertandingan dengan kondisi peluh bercucuran, Angki Sukma Febika mengaku puas meskipun belum berhasil membawa pulang trofi juara pertama. Ia menekankan bahwa kualitas lawan dari Nusakambangan memberikan pelajaran berharga bagi timnya.
"Pertandingan tadi benar-benar menguras tenaga. Set ketiga adalah momen yang sangat krusial, poin kami saling menempel ketat. Lawan dari Nusakambangan bermain sangat bagus dan taktis, tapi kami tidak menyerah sampai poin terakhir. Saya pribadi sangat berterima kasih atas dukungan rekan-rekan suporter yang hadir jauh-jauh ke Nusakambangan. Juara dua ini kami persembahkan untuk seluruh jajaran Bapas Purwokerto, " tutur Angki penuh semangat.

Rangkaian perlombaan HBP ke-62 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat di bidang olahraga, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan imunitas serta semangat kerja para pegawai pemasyarakatan.(Humas Bapas Purwokerto)

Devira Arum