PURWOKERTO – Senin (27/4) Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62 Tahun 2026 menjadi momentum yang sangat istimewa dan penuh kebanggaan bagi Bapas Kelas II Purwokerto. Di tengah semarak perayaan yang mengusung tema "Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima", Bapas Purwokerto berhasil menorehkan tinta emas dengan memborong dua penghargaan bergengsi di tingkat wilayah Jawa Tengah.

Dalam ajang penghargaan tersebut, Bapas Purwokerto secara institusi sukses meraih predikat sebagai Harapan I Bapas Terbaik. Tak berhenti di situ, kebanggaan semakin bertambah manakala salah satu pegawai terbaiknya, Destu Argiyanto, dianugerahi penghargaan sebagai Petugas Berinovasi II.
Penyerahan piagam penghargaan ini dilakukan secara langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Pembimbing Kemasyarakatan, M. Susani, yang hadir mewakili Ka.kanwil Ditjen Pas Jawa Tengah. Momen penyerahan yang berlangsung khidmat ini menjadi bukti nyata pengakuan pimpinan atas dedikasi dan kerja keras jajaran Bapas Purwokerto.
Dalam keterangannya, M. Susani menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk apresiasi terukur atas indikator kinerja dan inovasi yang telah diimplementasikan di lapangan.
"Kami dari jajaran Kanwil Ditjen Pas Jawa Tengah sangat mengapresiasi kinerja Bapas Purwokerto. Penghargaan Harapan I Bapas Terbaik menunjukkan adanya tata kelola institusi yang baik dan pelayanan publik yang terus meningkat. Khusus untuk Saudara Destu Argiyanto yang meraih Petugas Berinovasi II, ini adalah bukti bahwa SDM pemasyarakatan kita tidak berhenti berpikir kritis. Inovasi adalah kunci untuk memecahkan tantangan pembimbingan klien di era modern. Harapan kami, prestasi ini menjadi stimulus bagi UPT lain di Jawa Tengah untuk terus berlomba memberikan karya terbaik, " papar M. Susani usai menyerahkan penghargaan.
Raihan prestasi ganda ini disambut dengan rasa syukur dan antusiasme tinggi oleh seluruh keluarga besar Bapas Purwokerto. Kepala Bapas Purwokerto, Nasirudin, yang baru saja menerima tampuk kepemimpinan, menyebut penghargaan ini sebagai "kado manis" sekaligus tantangan awal bagi masa jabatannya.
"Alhamdulillah, ini adalah kado yang sangat luar biasa bagi Bapas Purwokerto bertepatan dengan HBP Ke-62. Penghargaan Harapan I Bapas Terbaik ini sejatinya adalah hasil kerja keras, soliditas, dan keringat seluruh pegawai di bawah kepemimpinan pejabat sebelumnya. Tugas saya sekarang adalah merawat semangat ini dan membawa Bapas Purwokerto melompat lebih tinggi lagi. Penghargaan ini menjadi cambuk bagi kami untuk membuktikan bahwa jargon 'Kerja Nyata, Pelayanan Prima' benar-benar kami wujudkan dalam setiap aspek pendampingan klien kemasyarakatan, " ungkap Nasirudin dengan penuh semangat.
Sementara itu, raut bahagia tak dapat disembunyikan dari wajah Destu Argiyanto. Penghargaan Petugas Berinovasi II yang diraihnya menjadi bukti nyata bahwa ide-ide segar dari staf di lapangan selalu mendapat ruang untuk diapresiasi oleh institusi.
"Saya merasa sangat bersyukur dan sejujurnya tidak menyangka inovasi yang saya inisiasi bisa mendapatkan apresiasi sejauh ini dari tingkat wilayah. Penghargaan ini pada dasarnya bukan untuk saya pribadi, melainkan untuk seluruh rekan kerja di Bapas Purwokerto yang selalu mendukung dan berkolaborasi dalam setiap pelaksanaan tugas. Semoga inovasi ini dapat memberikan dampak langsung dalam mempermudah pelayanan dan pengawasan klien, serta memotivasi saya pribadi untuk terus belajar dan berbuat lebih baik lagi untuk instansi, " tutur Destu dengan rendah hati.

Capaian gemilang di HBP Ke-62 ini semakin mengukuhkan posisi Bapas Kelas II Purwokerto sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis yang berdedikasi tinggi di lingkungan Kanwil Ditjen PAS Jawa Tengah. Ke depan, deretan prestasi ini diharapkan tidak membuat jajaran Bapas berpuas diri, melainkan menjadi pijakan kuat untuk terus melahirkan inovasi-inovasi baru demi terwujudnya sistem pemasyarakatan yang maju, humanis, dan berkeadilan.(Humas Bapas Purwokerto)

Devira Arum