Lapas Kelas IIA Purwokerto Jajaki Peluang Ekspor Produk Warga Binaan Bersama CV. HAMAKI

    Lapas Kelas IIA Purwokerto Jajaki Peluang Ekspor Produk Warga Binaan Bersama CV. HAMAKI
    Lapas Kelas IIA Purwokerto Jajaki Peluang Ekspor Produk Warga Binaan Bersama CV. HAMAKI

    Purwokerto - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto melaksanakan kunjungan kerja dan diskusi bersama CV. HAMAKI yang berlokasi di Desa Pucung Lor, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, pada Rabu (04/03/2026).

    Kegiatan ini merupakan tindak lanjut program pembinaan kemandirian dalam rangka memperluas kerja sama serta menjajaki peluang ekspor hasil karya warga binaan berupa sapu lidi dan sapu lakop ke pasar internasional.

    Kunjungan tersebut diikuti oleh dua orang petugas dan satu peserta magang. Rombongan diterima langsung oleh Bapak Ari selaku pemilik CV. HAMAKI.

    Dalam pertemuan tersebut dibahas secara mendalam mengenai kesiapan produksi, standar kualitas, hingga mekanisme dan persyaratan ekspor agar produk warga binaan dapat memenuhi kualifikasi pasar luar negeri.

    Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Bima Sambudya, menyampaikan bahwa sinergi dengan pihak ketiga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembinaan.

    “Kami terus berupaya membuka akses pasar yang lebih luas bagi hasil karya warga binaan. Melalui kolaborasi ini, kami optimis produk sapu yang dihasilkan dapat menembus pasar ekspor dengan tetap mengedepankan standar mutu, ” ujarnya.

    Sementara itu, Ari selaku pemilik CV. HAMAKI menyambut baik peluang kerja sama tersebut.

    “Produk sapu dari Lapas memiliki potensi yang baik. Dengan peningkatan kapasitas produksi dan konsistensi kualitas, kami melihat peluang untuk dipasarkan hingga ke luar negeri sangat terbuka, ” ungkapnya.

    Sebagai tindak lanjut, Lapas Kelas IIA Purwokerto berkomitmen meningkatkan kapasitas produksi hingga ±20.000 unit per bulan serta menyiapkan sarana dan lahan produksi guna mendukung pemenuhan standar ekspor.

    Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, serta diharapkan menjadi langkah konkret dalam mendorong kemandirian warga binaan menuju daya saing global.

    (Humas Lapas Purwokerto)

    banyumas
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Lapas Kelas IIA Purwokerto hadiri Undangan...

    Artikel Berikutnya

    Assessment Satops Patnal 2026, Perkuat Integritas...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    Semarak HBP ke 62, Bapas Purwokerto gelar Tes Urin Pastikan Pegawai Nihil Narkoba
    Jaringan Curanmor Lintas Wilayah Terbongkar, Pelaku Licin Diringkus
    Bapas Purwokerto Gelar Bakti Sosial di Masjid Al-Ikhlas Pamijen dalam Rangka Hari Bakti Pemasyarakatan ke-82
    Seminar Nasional konflik Iran–Israel–AS, Bukan Hanya Perang Biasa dan Ideologi

    Ikuti Kami